Bagian Pertama
Tuan George W. Bush
Presiden Amerika Serikat
Dalam beberapa waktu saya sempat berpikir, bagaimana mungkin dapat dibenarkan keberadaan berbagai kontradiksi yang terjadi di dunia internasional, kontradiksi yang tidak dapat diingkari dan selalu menjadi pembahasan masyarakat khususnya di kalangan politik dan mahasiswa. Banyak sekali pertanyaan yang tak terjawab tentang hal ini. Karena itu saya memutuskan untuk menanyakan sebagian kontradiksi dan pertanyaan itu. Semoga akan ada kesempatan untuk menjawab masalah tersebut.
Bagaimana mungkin, pengikut Nabi Isa AS yang mengaku berpegang teguh kepada hak-hak asasi manusia (HAM), menjadikan Liberalisme sebagai model peradaban, menyatakan ketidaksetujuannya terhadap perluasan senjata nuklir dan pembunuhan massal, menjadikan peperangan melawan terorisme sebagai slogannya dan berusaha membentuk masyarakat yang satu dan universal—masyarakat yang akan diperintah oleh Nabi Isa AS dan orang-orang yang saleh di muka bumi.
Namun pada saat yang sama, berbagai negara diserang. Jiwa, kehormatan dan keberadaan insan dihancurkan. Sebagai contoh, hanya karena diduga pelaku kriminal berada di sebuah desa, kota atau dalam sebuah kafilah, seluruh desa, kota atau kafilah itu dihancurkan dan dibabat habis. Atau karena diduga sebuah negara memiliki senjata pemusnah massal, lalu negeri itu dikuasai. Ratusan ribu masyarakat negara itu tewas, sumber-sumber air, pertanian dan industri rusak dan sekitar 180.000 pasukan militer ditempatkan di sana.
Kehormatan rumah-rumah penduduk telah dihancurkan. Mungkin negara itu menjadi terbelakang hingga 50 tahun lebih. Dengan anggaran belanja berapa? Dengan menghabiskan miliaran dolar dari harta kekayaan sebuah negara dan beberapa negara lainnya. Dengan mengirimkan puluhan ribu pemuda sebagai pasukan penyerang, menempatkan mereka di arena pembunuhan, menjauhkan mereka dari keluarganya dan mengotori tangan mereka dengan darah orang lain. Tekanan demikian berat menimpa jiwa mereka sehingga setiap hari, sebagian mereka melakukan tindakan bunuh diri. Ketika mereka kembali ke negaranya, mereka tersiksa, tertekan dan bahkan menderita berbagai penyakit. Sebagian mereka terbunuh dan jenazah mereka dikembalikan kepada keluarga mereka.
Dengan alasan keberadaan senjata pemusnah massal, telah terjadi sebuah tragedi besar untuk negara dan penduduk yang diinvasi. Kemudian baru terungkap bahwa senjata pemusnah massal yang dimaksudkan tidak pernah ada.
Memang Saddam Hussein adalah seorang diktator dan pembunuh. Namun tujuan perang yang dilakukan bukan untuk menumbangkannya tapi untuk menemukan senjata pemusnah massal yang sudah diumumkan sebelumnya. Saddam akhirnya tumbang dan masyarakat merasa senang akan hal ini. Saya tambahkan pula bahwa dalam peperangan dengan Iran, Saddam telah dibantu dan dibela oleh Barat.
[sunting] Bagian Kedua
Tuan Presiden,
Mungkin Anda tahu bahwa saya adalah seorang dosen. Mahasiswa saya sering menanyakan bagaimana menyesuaikan aksi-aksi ini dengan nilai-nilai yang telah saya sebut di awal surat tentang komitmen terhadap ajaran Nabi Isa AS, Nabi penyeru perdamaian dan kasih sayang?
Para tertuduh dipenjarakan di Guantanamo tanpa proses peradilan, mereka tidak bisa memiliki pengacara, keluarga tidak bisa menjenguk, mereka diisolir di negeri yang jauh dari negaranya dan sama sekali tidak ada pengawasan internasional untuk mereka. Tidak jelas apakah mereka adalah tahanan, tawanan perang, tertuduh ataukah orang-orang yang telah dijatuhi hukuman.
Para pengawas Uni Eropa mengakui adanya penjara-penjara misterius di Eropa. Saya tidak dapat menyelaraskan penculikan dan penahanan orang-orang dalam penjara-penjara misterius itu dengan satu pun sistem peradilan yang berlaku di dunia. Dan saya tidak pernah mengerti bagaimana aksi-aksi yang telah dilakukan sesuai dengan nilai-nilai yang telah saya sebutkan di atas, misalnya dengan ajaran-ajaran Nabi Isa AS ataukah hak-hak asasi manusia ataukah dengan nilai-nilai Liberalisme?
Para pemuda, mahasiswa dan masyarakat banyak mempertanyakan tentang fenomena bernama Israel. Pasti sebagian dari pertanyaan-pertanyaan itu telah Anda dengar. Dalam sejarah tercatat banyak negara yang telah dijajah. Namun salah satu fenomena kontemporer masa kita adalah pembentukan sebuah negara baru dengan masyarakat yang baru pula.
Para mahasiswa berkata, 60 tahun yang lalu tidak ada negara dengan nama ini. Mereka menunjukkan dokumen-dokumen dan peta geografi dunia kuno sambil berkata, kami telah berusaha sedemikian rupa mencarinya namun kami tidak menemukan sebuah negara yang bernama Israel.
Saya terpaksa menuntun mereka agar mempelajari lagi tentang perang dunia pertama dan kedua.
Sekali waktu seorang mahasiswa berkata, pada perang dunia kedua, puluhan juta manusia tewas. Berita-berita perang dengan cepat disebarkan oleh kedua belah pihak yang berperang. Masing-masing memberitakan kemenangannya dan kekalahan lawan. Setelah perang dunia kedua selesai diklaim bahwa enam juta orang Yahudi telah tewas. Enam juta orang yang sedikitnya berasal dari dua juta keluarga.
Kita andaikan saja bahwa berita ini benar. Apakah kesimpulan logisnya adalah pembentukan sebuah negara Israel di kawasan Timur Tengah dan atau membela mereka habis-habisan?
Bagaimana menganalisa dan menginterpretasikan fenomena ini?
[sunting] Bagian Ketiga
Tuan Presiden,
Anda pasti telah mengetahui bagaimana Israel terbentuk dan akibat yang ditimbulkannya:
• Dengan terbantainya ribuan jiwa.
• Dengan mengungsikan jutaan jiwa penduduk asli kawasan.
• Dengan penghancuran ratusan ribu hektar sawah, kebun zaitun dan penghancuran kota-kota dan tanah-tanah subur.
• Tragedi ini tidak hanya terbatas pada masa pembentukan saja.
Sangat disayangkan selama enam puluh tahun hal ini terus berlanjut.
Rezim yang dibentuk ini bahkan tidak memiliki rasa belas kasihan terhadap anak-anak. Rumah-rumah dihancurkan, rencana teror tokoh-tokoh Palestina diumumkan dan ribuan orang-orang Palestina dipenjarakan. Fenomena ini pada abad-abad terakhir bila tidak dikatakan sulit dicari tandingannya maka tentunya tidak ada bandingannya.
Pertanyaan besar lainnya dari masyarakat umum adalah: Mengapa rezim yang seperti ini masih harus dibela?
Apakah pembelaan terhadap rezim ini sesuai dengan ajaran Nabi Isa AS atau Nabi Musa AS atau nilai-nilai Liberalisme?
Apakah memberikan hak untuk menentukan nasib sendiri di tanah Palestina kepada pemilik asli baik mereka yang tinggal di Palestina maupun di luar, baik mereka itu Islam, Yahudi dan atau Kristen, bertentangan dengan demokrasi, hak-hak asasi manusia dan ajaran-ajaran para Nabi?
Bila tidak bertentangan, mengapa usulan referendum tidak pernah disetujui?
Akhir-akhir ini, dengan pilihan rakyat Palestina, telah terbentuk sebuah pemerintahan. Semua pengawas yang netral telah mengukuhkan bahwa pemerintah tersebut dipilih oleh rakyat. Dengan rasa tidak percaya, pemerintahan terpilih ditekan sedemikian rupa agar mengakui sebuah negara bernama Israel dan tidak lagi meneruskan perjuangan serta melanjutkan program pemerintahan sebelumnya.
Seandainya pemerintahan terpilih ini sejak awal mengumumkan kebijakannya seperti yang diinginkan penekan, apakah masyarakat Palestina akan memilih mereka? Apakah sikap semacam ini di hadapan pemerintahan Palestina sesuai dengan nilai-nilai di atas?
Demikian pula, masyarakat selalu bertanya-tanya mengapa resolusi PBB yang telah diputuskan di dewan keamanan PBB terhadap Israel selalu diveto?
[sunting] Bagian Keempat
Tuan Presiden,
Anda mengetahui bahwa saya hidup bersama rakyat dan selalu berhubungan dengan mereka. Banyak masyarakat Timur Tengah yang menghubungi saya dengan berbagai cara. Mereka melihat kebijakan ganda ini tidak sesuai dengan logika apapun.
Bukti-bukti menunjukkan bahwa kebanyakan masyarakat di kawasan Timur Tengah, dari hari ke hari semakin marah dengan kebijakan yang telah dilakukan.
Saya tidak bermaksud untuk menyampaikan banyak pertanyaan, namun saya ingin menunjukkan beberapa poin lain.
Mengapa setiap kemajuan ilmu dan teknologi di kawasan Timur Tengah selalu dianggap dan dipropagandakan sebagai ancaman terhadap rezim Israel?
Apakah usaha ilmiah dan penelitian bukan merupakan hak-hak dasar masyarakat?
Anda mungkin memiliki pengetahuan tentang sejarah. Selain abad pertengahan pada bagian mana dari sejarah dan dimanakah, kemajuan ilmu dan teknologi dianggap sebagai sebuah kejahatan? Apakah dengan mengandaikan kemungkinan dipakainya ilmu dan teknologi untuk maksud-maksud militer dapat menjadi alasan untuk menentang ilmu dan teknologi? Bila kesimpulan yang demikian adalah benar, maka seluruh ilmu harus ditentang bahkan fisika, kimia, matematika, kedokteran, arsitektur dan lain-lain.
Dalam masalah Irak telah terjadi kebohongan. Hasilnya apa? Saya tidak ragu bahwa semua manusia meyakini bahwa kebohongan adalah hal yang tidak terpuji. Anda sendiri tidak akan senang bila orang lain berdusta terhadap Anda.
[sunting] Bagian Kelima
Tuan Presiden,
Apakah masyarakat di Amerika Latin memiliki hak untuk mempertanyakan mengapa selalu ada usaha untuk tidak menyetujui pemerintahan terpilih dari rakyat dan pada saat yang sama adanya pembelaan bagi mereka yang ingin melakukan kudeta terhadap pemerintahan terpilih. Mengapa ancaman selalu diarahkan kepada mereka?
Masyarakat Afrika adalah masyarakat yang punya etos kerja, kreatif dan memiliki potensi. Mereka dapat berperan penting dalam menjamin kebutuhan dan kemajuan materi dan maknawi masyarakat dunia. Namun, kemiskinan dan kepapaan di sebagian besar Afrika menjadi kendala terbesar untuk dapat memainkan peran penting tersebut.
Apakah mereka berhak untuk mempertanyakan, mengapa kekayaan luar biasa dan barang tambang mereka dijarah padahal mereka lebih membutuhkan dari orang lain? Apakah aksi-aksi semacam ini sesuai dengan ajaran Nabi Isa AS dan hak-hak asasi manusia?
Masyarakat Iran yang berani dan beriman juga memiliki banyak pertanyaan. Salah satunya adalah Kudeta 28 Murdad tahun 1953 terhadap pemerintahan waktu itu, menentang revolusi Islam pada 52 tahun yang lalu, menjadikan kedutaan Amerika menjadi markas penentang Republik Islam, memiliki ribuan dokumen rahasia, melindungi Saddam Hussein dalam perang terhadap Iran, penembakan pesawat penumpang Iran, menyandera harta masyarakat Iran, ancaman-ancaman yang semakin meningkat dengan menunjukkan ketidaksetujuan serta kemarahan atas kemajuan ilmu dan teknologi serta nuklir masyarakat Iran. Padahal semua orang Iran gembira dengan kemajuan negara mereka dan mengadakan pesta untuk keberhasilan mereka. Masih banyak lagi pertanyaan semacam ini yang di surat ini tidak saya cantumkan.
[sunting] Bagian Keenam
Tuan Presiden,
Peristiwa 11 September benar-benar merupakan peristiwa yang mengerikan. Pembunuhan terhadap orang-orang tak berdosa di bagian mana saja dari dunia ini selalu menyakitkan dan sangat disayangkan. Pemerintah kami pada waktu itu mengumumkan rasa kebencian terhadap pelaku kejadian dan sekaligus mengucapkan belasungkawa kepada mereka yang ditinggalkan. Semua negara memiliki kewajiban untuk melindungi jiwa, harta dan kehormatan rakyatnya.
Seperti yang disebut-sebut, negara Anda memiliki sistem keamanan, penjagaan dan informasi yang luas dan canggih. Bahkan para penentang yang berada di luar negeri pun diburu. Operasi 11 September bukan operasi yang mudah.
Apakah konsep dan pelaksanaan operasi tersebut dapat terwujud tanpa kerja sama dengan sistem informasi, keamanan atau adanya pengaruh yang kuat?
Tentunya ini adalah sebuah pengandaian yang logis. Mengapa sisi-sisi lain dari kejadian ini tetap misterius? Mengapa tidak ada penjelasan resmi tentang siapa yang bertanggung jawab atas kelalaian ini? Dan mengapa para pelaku dan mereka yang lalai tidak diumumkan dan dihukum?
[sunting] Bagian Ketujuh
Tuan Presiden,
Salah satu kewajiban pemerintah adalah mewujudkan keamanan dan ketenangan bagi rakyatnya. Masyarakat negara Anda dan negara-negara yang bertetangga dengan poros krisis dunia tidak lagi merasakan keamanan dan ketenangan selama bertahun-tahun.
Setelah peristiwa 11 September, bukannya meredam jiwa dan menenangkan masyarakat Amerika yang sangat menderita akibat peristiwa tersebut tapi sebagian media massa Barat malah membesar-besarkan kondisi tidak aman dan senantiasa mengabarkan adanya kemungkinan serangan teroris serta senantiasa sengaja menjaga agar masyarakat dalam kondisi takut dan khawatir. Apakah ini yang disebut melayani rakyat Amerika? Apakah kerugian yang berasal dari ketakutan dan kekhawatiran dapat dihitung?
Coba anda bayangkan, rakyat Amerika merasa bakal ada serangan. Mereka merasa tidak aman ketika berada di jalanan, tempat kerja dan di rumah. Siapa yang dapat menerima kondisi seperti ini? Mengapa media bukannya memberitakan hal-hal yang dapat menenangkan dan memberikan keamanan sebaliknya malah mengabarkan ketidakamanan?
Sebagian berkeyakinan bahwa propaganda besar-besaran ini dijadikan fondasi dan alasan untuk menyerang Afghanistan. Bila sudah begini kiranya baik bila saya berikan sedikit petunjuk terkait dengan media.
Dalam prinsip dasar media, penyampaian informasi yang benar dan menjaga amanat dalam menyebarkan berita adalah prinsip dasar yang manusiawi dan telah diakui. Saya merasa perlu untuk mengucapkan dan mengumumkan rasa penyesalan yang dalam atas ketiadaan rasa tanggung jawab sebagian media Barat berkaitan dengan komitmen ini.
Alasan utama agresi ke Irak adalah adanya senjata pemusnah massal. Tema ini diulang-ulang sedemikian rupa sehingga masyarakat percaya dan akhirnya basis penyerangan Irak pun tercipta.
Apakah kebenaran tidak akan hilang dalam atmosfer yang direkayasa dan berisi kebohongan?
Apakah hilangnya sebuah kebenaran sesuai dengan tolok ukur yang telah saya jelaskan sebelumnya?
Apakah kebenaran juga akan hilang di sisi Tuhan?
[sunting] Bagian Kedelapan
Tuan Presiden,
Di semua negara masyarakatlah yang menanggung anggaran belanja negaranya sehingga pemerintah dapat melayani mereka. Pertanyaannya di sini adalah, dengan anggaran tahunan ratusan miliar dolar untuk pengiriman pasukan ke Irak apa yang didapat oleh masyarakat?
Anda sendiri mengetahui bahwa di sebagian negara bagian Amerika masyarakat hidup dalam kemiskinan. Ribuan orang tidak memiliki rumah. Pengangguran adalah masalah besar dan masalah ini kurang lebih juga terjadi di negara-negara lain. Apakah dalam kondisi yang seperti ini pengiriman sejumlah besar pasukan dan itu pun dengan anggaran luar biasa dari masyarakat dapat dibenarkan dan sesuai dengan dasar-dasar yang telah disebutkan sebelumnya?
[sunting] Bagian Kesembilan
Tuan Presiden,
Apa yang sudah disebutkan adalah sebagian dari penderitaan masyarakat dunia, masyarakat kawasan kami dan masyarakat Anda. Namun maksud asli saya yang sedikitnya pasti akan Anda benarkan adalah sebagai berikut:
Para penguasa memiliki masa tertentu dan tidak selamanya berkuasa. Namun nama mereka akan diingat dan tertulis dalam sejarah. Dan di masa depan, dekat atau jauh, ia akan senantiasa dinilai. Masyarakat akan berkata: dalam periode kita ini apa yang telah terjadi.
Apakah untuk masyarakat kita menyiapkan keamanan dan kesejahteraan atau malah ketidakamanan dan pengangguran?
Apakah kita memang hendak mewujudkan keadilan atau hanya membela kelompok istimewa dengan imbalan harga kemiskinan dan kepapaan sebagian besar masyarakat dunia? Apakah kita memberikan kekayaan dan pangkat pada sekelompok orang dan lebih memilih kerelaan mereka ketimbang kerelaan masyarakat dan Tuhan?
Apakah kita membela hak-hak masyarakat dan kaum miskin atau kita tidak memandang mereka sedikit pun?
Apakah kita membela hak-hak manusia di seluruh dunia atau malah memaksakan perang dan ikut campur secara ilegal dalam urusan negara lain atau membangun sel-sel rahasia dan memenjarakan sebagian orang di sana?
Apakah kita telah mewujudkan perdamaian dunia atau malah menyebarkan ancaman dan kekerasan di seluruh dunia?
Apakah kita telah berbicara dengan jujur kepada rakyat kita dan masyarakat dunia atau malah menunjukkan kebenaran yang telah diputarbalikkan?
Apakah kita termasuk pembela masyarakat atau pembela para penjajah dan penzalim?
Apakah dalam pemerintahan kita yang lebih dipentingkan adalah logika, akal, moral, perdamaian, mengamalkan perjanjian, menyebarkan keadilan, melayani masyarakat, kesejahteraan dan kemajuan, menjaga kehormatan manusia ataukah kekuatan persenjataan, ancaman, ketidakamanan, tidak memperdulikan masyarakat, menahan kemajuan masyarakat dunia dan menginjak hak-hak manusia?
Dan pada akhirnya mereka akan berkata, apakah kita setia dengan sumpah yang kita ucapkan dalam rangka melayani masyarakat yang merupakan tugas asli kita dan apakah kita mengamalkan ajaran-ajaran para Nabi ataukah tidak?
[sunting] Bagian Kesepuluh
Tuan Presiden,
Sampai kapan dunia akan menanggung beban berat ini? Dengan proses semacam ini, kemanakah dunia akan melangkah? Sampai kapan masyarakat dunia harus menanggung beban keputusan-keputusan salah dari para penguasa? Sampai kapan cakrawala ketakutan harus terbentang di hadapan masyarakat dunia akibat ditimbunnya senjata pemusnah massal? Sampai kapan darah anak-anak, para wanita dan laki-laki harus mengalir di atas batu-batu jalanan dan rumah-rumah mereka harus dihancurkan?
Apakah Anda rela dengan kondisi dunia sekarang ini? Apakah Anda berpikir bahwa kebijakan yang telah ada ini dapat terus berlangsung?
Andai ratusan miliar dolar yang dipakai untuk membiayai keamanan, pertahanan, pengiriman pasukan dialokasikan sebagai modal dan bantuan bagi negara-negara miskin, pengembangan kebersihan, perang melawan berbagai macam penyakit, pendidikan, peningkatan kemampuan berfikir dan jasmani, menolong korban bencana alam, menciptakan lapangan pekerjaan, penghijauan dan pengentasan kemiskinan, menggalang perdamaian, menghilangkan perselisihan antar negara-negara, menghilangkan peperangan kabilah dan ras dan lain-lain... Dapatkah dibayangkan keadaan dunia akan seperti apa? Dan apakah pemerintahan dan rakyat Anda tidak merasa bangga dengan ini?
Apakah posisi politik dan ekonomi pemerintahan dan rakyat Anda tidak akan semakin kokoh? Dengan mengucapkan rasa penyesalan penuh, saya harus mengucapkan apakah masyarakat dunia semakin membenci pemerintah Amerika?
[sunting] Bagian Kesebelas
Tuan Presiden,
Saya tidak bermaksud untuk melukai perasaan seorang pun.
Bila Nabi Ibrahim, Ishaq, Ya’qub, Ismail, Yusuf dan atau Nabi Isa AS hadir di dunia hari ini dan melihat perilaku semacam ini, apakah yang akan dikatakan mereka? Apakah dalam dunia yang dijanjikan, dunia yang diliputi oleh keadilan dan Nabi Isa AS akan hadir, kita akan diberi sebuah peran? Apakah mereka akan menerima kita?
Pertanyaan kunci saya adalah: apakah tidak ada lagi jalan yang lebih baik dalam pergaulan dengan masyarakat dunia?
Saat ini di dunia ada ratusan juta orang Kristen, ratusan juta orang Islam dan jutaan lagi orang pengikut Nabi Musa AS. Semua agama Ilahi memiliki persamaan dalam satu kalimat yaitu kalimat tauhid, keyakinan akan Tuhan Yang Esa dan tidak ada tuhan selain Dia di dunia ini.
Al-Quran al-Karim menegaskan persamaan ini dan menyeru semua pengikut agama ilahi dengan sabdanya:
“Katakanlah : “Hai Ahli Kitab, marilah berpegang pada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain dari pada Allah.” (Ali Imran: 64)
[sunting] Bagian Keduabelas
Tuan Presiden,
Berdasarkan firman ilahi kita semua diajak untuk menyembah Allah Yang Esa dan mengikuti utusan-utusan ilahi.
“Penyembahan kepada Tuhan Yang Esa yang Maha kuasa dan berkuasa atas segala sesuatu.”
“Allah Yang Maha Mengetahui apa yang tersembunyi dan yang tampak, masa lalu dan yang akan datang. Dan Ia mengetahui apa yang terlintas di benak hamba-Nya dan mencatat amalan mereka.”
“Tuhan sang pemilik langit dan bumi dan semua alam di bawah kekuasaan-Nya”,
“Pengaturan seluruh alam di tangan-Nya dan Ia memberikan janji untuk mengampuni dosa-dosa hamba-Nya.”
“Ia adalah penolong mereka yang terzalimi dan musuh mereka yang menzalimi.”
“Dia Maha Pengasih dan Penyayang.”
“Ia adalah penolong kaum mukminin dan Ia menuntun mereka dari kegelapan kepada keterangbenderangan.”
“Ia mengawasi perbuatan hamba-hamba-Nya.”
“Ia menyerukan hamba-Nya untuk beriman dan berbuat baik dan menginginkan agar mereka berbuat berdasarkan kebenaran dan untuk tetap istiqamah dalam kebenaran.”
“Allah menyerukan agar hamba-hamba-Nya untuk menaati utusan-Nya dan Ia sebagai saksi dan pengawas perbuatan hamba-hamba-Nya”, “Puncak keburukan terkait dengan orang-orang yang menginginkan kehidupan yang terbatas di dunia ini dan tidak mengikuti perintah-Nya dan menzalimi hamba-hamba Allah”,
“Puncak kebaikan dan surga yang kekal hanya akan diberikan kepada hamba-hamba-Nya yang bertakwa di hadapan keagungan ilahi dan tidak mengikuti hawa nafsunya”.
Kami yakin bahwa kembali kepada ajaran para Nabi adalah satu-satunya jalur kebahagiaan dan kesuksesan. Saya mendengar bahwa Anda adalah seorang penganut Kristen dan percaya akan janji Ilahi akan adanya pemerintahan orang-orang shaleh di muka bumi.
Kami juga percaya bahwa Nabi Isa AS adalah salah satu Nabi besar ilahi. Dalam al-Quran Nabi Isa AS mendapat penghormatan yang luar biasa dan ini adalah ucapan Nabi Isa AS yang dinukil oleh al-Quran:
“Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia. Ini adalah jalan yang lurus.” (Maryam: 36)
Penghambaan dan ketaatan kepada Allah adalah seruan semua para Nabi. Tuhan seluruh masyarakat di Eropa, Afrika, Amerika, dan negara-negara kepulauan, seluruh dunia hanya satu dan Ia adalah Tuhan menginginkan kemuliaan bagi semua hamba-Nya dan memberikan kehormatan kepada umat manusia.
Dan dalam firman Allah:
“Allah Yang Maha Berkuasa dan Tinggi mengutus para Nabi yang memiliki mukjizat dan tanda-tanda yang jelas untuk memberi petunjuk kepada manusia akan tanda-tanda kebesaran Tuhan serta menjauhkan manusia dari dosa. Allah mengirimkan kitab dan mizan agar manusia dapat menegakkan keadilan dan tidak berbuat zalim”.
Semua ayat-ayat ini terdapat dalam kitab suci.
Para Nabi dan utusan ilahi memberikan janji bahwa pada suatu hari nanti semua manusia akan dibangkitkan di hadapan Allah untuk diperhitungkan amal perbuatannya. Mereka yang berbuat baik akan diantarkan ke surga dan mereka yang berbuat buruk akan mengalami siksaan ilahi.
Saya pikir kita berdua sama-sama meyakini akan hari itu.
Tetapi perhitungan para penguasa tidak akan ringan. Karena kita harus memberikan jawaban kepada masyarakat dan semua orang disebabkan perbuatan kita yang memiliki dampak dalam kehidupan mereka.
Para Nabi menginginkan perdamaian dan ketenangan yang berdasarkan prinsip-prinsip penyembahan kepada Allah, keadilan, menjaga harkat dan martabat manusia.
Bila kita semua meyakini tauhid dan penyembahan kepada Tuhan, keadilan, menjaga harkat dan martabat manusia, hari akhir, apakah kita tidak bisa memainkan peranan yang lebih penting dan indah dalam menyelesaikan problem dunia saat ini yang muncul akibat ketidaktaatan kepada Allah dan ajaran-ajaran para Nabi?
Apakah keyakinan akan prinsip-prinsip ini tidak akan memperluas dan menjamin perdamaian, persaudaraan dan keadilan?
Apakah prinsip-prinsip itu bukan merupakan ajaran tertulis atau tidak tertulis mayoritas masyarakat dunia?
Apakah Anda tidak ingin mengabulkan seruan ini?
Kembali secara hakiki pada ajaran para Nabi, tauhid dan keadilan, pada penjagaan terhadap harkat dan martabat manusia serta ketaatan kepada Tuhan dan utusan-utusan-Nya
[sunting] Bagian Ketigabelas
Tuan Presiden,
Sejarah menunjukkan bahwa pemerintahan yang berada dalam jalur kezaliman tidak akan pernah bertahan lama. Tuhan tidak membiarkan dunia dan manusia begitu saja. Bukankah sudah banyak kejadian yang bertolak belakang dengan rencana-rencana para penguasa. Fakta sejarah menunjukkan bahwa ada kekuatan yang lebih di atas segalanya yang mengatur semua hal.
[sunting] Bagian Keempatbelas
Tuan Presiden,
Apakah indikasi perubahan di dunia pada masa ini dapat diingkari? Apakah keadaan dunia sekarang dengan sepuluh tahun yang lalu dapat dibandingkan. Perubahan terjadi begitu cepat terjadi dan mencakup dimensi yang sangat luas. Masyarakat dunia tidak rela dengan kondisi dunia saat ini. Mereka tidak percaya dengan janji-janji sebagian penguasa yang berpengaruh di dunia.
Sebagian besar masyarakat dunia merasa tidak aman. Mereka tidak setuju dengan berkembangnya kondisi ini begitu juga dengan perang. Masyarakat dunia protes akan adanya jurang pemisah yang dalam antara mereka yang kaya dan miskin, antara negara yang sejahtera dan miskin. Masyarakat semakin membenci kebejatan moral yang semakin meningkat.
Mayoritas masyarakat di negara-negara merasa sedih karena basis budaya mereka terancam, institusi keluarga berantakan dan kasih sayang seta cinta kasih yang semakin luntur.
Masyarakat dunia mulai pesimis memandang organisai-organisai internasional karena hak-hak mereka tidak dipertahankan oleh organisasi tersebut.
Liberalisme dan Demokrasi Barat tidak mampu mendekatkan manusia kepada idealisme mereka. Liberalisme dan Demokrasi adalah pecundang. Para pemikir dan cendekiawan dunia dengan jelas mendengar suara runtuhnya pemikiran dan sistem Liberal-Demokrasi. Hari ini perhatian masyarakat dunia semakin meningkat kepada sebuah fokus. Dan fokus itu adalah Tuhan Yang Esa. Dan tentunya masyarakat akan sukses mengatasi masalah mereka dengan tauhid dan berpegang teguh dengan ajaran-ajaran para Nabi.
Pertanyaan penting dan serius saya di sini adalah: Apakah Anda tidak ingin menyertai mereka?
[sunting] Bagian Kelimabelas
Tuan Presiden,
Mau tidak mau, dunia sedang mengarah pada penyembahan Allah dan keadilan. Kehendak Allah akan mengalahkan segala-galanya.
Keselamatan untuk mereka yang mengikuti petunjuk
Mahmud Ahmadinejad
Presiden Republik Islam Iran

Teheran, 17-02-1384
7 Mei 2006
Diperoleh dari "http://id.wikisource.org/wiki/Surat_Mahmud_Ahmadinejad_kepada_George_W._Bush (2006)”

Baca selengkapnya......


Presiden Iran saat ini: Mahmoud Ahmadinejad, ketika di wawancara oleh TV Fox (AS) soal kehidupan pribadinya:
"Saat anda melihat di cermin setiap pagi, apa yang anda katakan pada diri anda?"
Jawabnya: "Saya melihat orang di cermin itu dan mengatakan padanya:
"Ingat, kau tak lebih dari seorang pelayan, hari di depanmu penuh dengan tanggung jawab yang berat, yaitu melayani bangsa Iran ."

Berikut adalah gambaran Ahmadinejad, yang membuat orang ternganga dan terheran-heran :

1. Saat pertama kali menduduki kantor kepresidenan
Ia menyumbangkan seluruh karpet Istana Iran yang sangat tinggi nilainya itu
kepada masjid2 di Teheran dan menggantikannya dengan karpet biasa yang mudah dibersihkan.

2. Ia mengamati bahwa ada ruangan yang sangat besar untuk menerima dan menghormati tamu VIP,
lalu ia memerintahkan untuk menutup ruang tersebut dan menanyakan pada protokoler
untuk menggantinya dengan ruangan biasa dengan 2 kursi kayu, meski sederhana tetap terlihat impresive.

3. Di banyak kesempatan ia bercengkerama dengan petugas kebersihan di sekitar rumah dan kantor kepresidenannya.

4. Di bawah kepemimpinannya, saat ia meminta menteri2 nya untuk datang kepadanya
dan menteri2 tsb akan menerima sebuah dokumen yang ditandatangani yang berisikan arahan2 darinya,
arahan tersebut terutama sekali menekankan para menteri2nya untuk tetap hidup sederhana
dan disebutkan bahwa rekening pribadi maupun kerabat dekatnya akan diawasi,
sehingga pada saat menteri2 tsb berakhir masa jabatannya dapat meninggalkan kantornya dengan kepala tegak.

5.. Langkah pertamanya adalah ia mengumumkan kekayaan dan propertinya yang terdiri dari Peugeot 504 tahun 1977,
sebuah rumah sederhana warisan ayahnya 40 tahun yang lalu di sebuah daerah kumuh di Teheran.
Rekening banknya bersaldo minimum, dan satu2nya uang masuk adalah uang gaji bulanannya.

6. Gajinya sebagai dosen di sebuah universitas hanya senilai US$ 250.

7. Sebagai tambahan informasi, Presiden masih tinggal di rumahnya.
Hanya itulah yang dimilikinyaseorang presiden dari negara yang penting baik secara strategis, ekonomis, politis,
belum lagi secara minyak dan pertahanan.
Bahkan ia tidak mengambil gajinya, alasannya adalah bahwa semua kesejahteraan adalah milik negara dan ia bertugas untuk menjaganya.

8. Satu hal yang membuat kagum staf kepresidenan adalah tas yg selalu dibawa sang presiden tiap hari selalu berisikan sarapan;
roti isi atau roti keju yang disiapkan istrinya dan memakannya dengan gembira,
ia juga menghentikan kebiasaan menyediakan makanan yang dikhususkan untuk presiden.

9. Hal lain yang ia ubah adalah kebijakan Pesawat Terbang Kepresidenan,
ia mengubahnya menjadi pesawat kargo sehingga dapat menghemat pajak masyarakat dan untuk dirinya,
ia meminta terbang dengan pesawat terbang biasa dengan kelas ekonomi.

10. Ia kerap mengadakan rapat dengan menteri2 nya untuk mendapatkan info tentang kegiatan dan efisiensi yang sdh dilakukan,
dan ia memotong protokoler istana sehingga menteri2 nya dapat masuk langsung ke ruangannya tanpa ada hambatan.
Ia juga menghentikan kebiasaan upacara2 seperti karpet merah, sesi foto, atau publikasi pribadi,
atau hal2 spt itu saat mengunjungi berbagai tempat di negaranya.

11. Saat harus menginap di hotel, ia meminta diberikan kamar tanpa tempat tidur yg tidak terlalu besar
karena ia tidak suka tidur di atas kasur, tetapi lebih suka tidur di lantai beralaskan karpet dan selimut.
Apakah perilaku tersebut merendahkan posisi presiden?
Presiden Iran tidur di ruang tamu rumahnya sesudah lepas dari pengawal2nya yg selalu mengikuti kemanapun ia pergi.
Menurut koran Wifaq, foto2 yg diambil oleh adiknya tersebut,
kemudian dipublikasikan oleh media masa di seluruh dunia, termasuk amerika.
12. Sepanjang sholat, anda dapat melihat bahwa ia tidak duduk di baris paling muka
13. Bahkan ketika suara azan berkumandang,
ia langsung mengerjakan sholat dimanapun ia berada meskipun hanya beralaskan karpet biasa
14. baru-baru ini dia baru saja mempunyai Hajatan Besar Yaitu Menikahkan Puteranya. Tapi pernikahan putra Presiden ini hanya layaknya pernikahan kaum Buruh. Berikut dokumentasi pernikahan Putra Seorang Presiden

Akankah kita di Indonesia mempunyai seorang Pemimpin seperti beliau, mudah-mudahan di pemilu yang akan datang kita akan memiliki Presiden seperti ini.

Baca selengkapnya......

CATHAR 2: Akan Kugenggam Cahaya Itu (Part 1)

Diposting oleh Wafa Fina kayyisaH | 23.57 | 6 komentar »


Tiga tahun berlalu aku mengenyam pendidikan di Fakultas Kedokteran Gigi UNHAS Makassar. Sungguh sangat menyenangkan bertemu dengan teman-teman dengan berbagai karakter yang beragam, unik….!!!! Apakah kebahagian itu akan selalu ada? Ukhuwah yang terbina selama bertahun-tahun lamanya dalam jalinan “SALIVA 05”. Inilah nama angkatan kami, sungguh unik. Nama ini berasal dari istilah kesehatan yang berarti air liur. Aneh tapi, namun inilah keunikan yang dimiliki tiap-tiap manusia ciptaan Allah, terutama keunikan kami di angkatan kami ( SALIVA 05….nabebeimakie….). Aneh…aneh…aneh…tapi seru juga ya, pa lagi dengan gaya kami yang serempak ngucapin kata itu he8..jadi ingat OSPEK waktu masih MABA. Seru bo` !!
Tapi, ada yang tiba-tiba datang menghampiriku, terasa amat cepat hingga aku enggan menyambutnya. Sepi, sunyi mulai bersahabat denganku. Gimana nggak? Teman-temanku “SALIVA 05” sedikit demi sedikit udah mulai masuk co-ass (tahap lanjut setelah kuliah preklinik usai). Waduh aku kapan ya? Kapan cahaya itu bisa kugenggam? Ya Allah….
Sekarang sih Alhamdulillah semua mata kuliahku udah kelar tepat pada waktunya, tanpa ada yang nunggak. Tapi permasalahannya skripsiku itu lho (belum kelar juga), perasaan ini kian berkecamuk, sedih, kecewa dll. Udah beberapa bulan lamanya, koq bisa ya?? Hmm, aku yang malas atau pembimbingku yang malas? Walah, salah..salah. Mungkin lebih tepatnya pembimbingku “perfect banget” Ya Allah, kapan semua ini beranjak dariku? Aku merasa ini adalah penderitaan, penderitaan yang entah kapan berakhinya, kadang aku merasa jenuh dibuatnya (astagfirullah).
Hari demi hari aku lalui, tak terasa udah cukup sebulan dan seterusnya begitu. Hingga tak terasa sudah sampai 5 bulan lebih aku berkeluh kesah menghadapi skripsi yang begitu sulit aku hadapi. Ngedit lagi..ngedit lagi..capek deh (pembimbingku deman banget mantul-mantul skripsi anak bimbingannya, ga capek apa?). Astagfirullah, ishbir..ishbir ya ukhti!!! Ya Allah, ternyata kesabaran itu sangat mahal. Ya Allah, ajari aku arti kesabaran, jadikan aku wanita yang kuat. Hmmm, kenapa aku harus mengeluh? Aku masih beruntung, mungkin di sekelilingku masih banyak saudara-saudaraku yang jauh lebih bahkan seribu kali lebih dari apa yang aku hadapi sekarang tapi mereka masih bisa sabar dan terus bangkit, subhanallah, kapan aku bisa seperti mereka???Aku hanya wanita lemah yang tidak berdaya, tapi aku masih punya impian-impian besar yang harus dapat kuraih. Impian itu harus aku kejar sampai kapanpun dan dimanapun impian itu berada. Impian itu akan aku jemput, akan aku bawa bersamaku. Impianku adalah “cahaya” itu, cahaya yang akan kugenggam.
Aku harus selalu yakin dan percaya ini akan berlalu. Semoga aku bisa ridho bahwa ini ujian dari Allah, suatu ujian yang akan berujung indah. Aku harus ikhlas berjihad, jihad yang sungguh mulia yakni jihad akademik yang sementara kujalani sampai saat ini.
Mentadabburi suatu ayat yang terdapat dalam surah Al Baqarah 286 “Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebaikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdo`a), “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampnilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.” Aku harus yakin aku bisa, yakin akan janji Allah, yakin cahaya itu akan kugenggam. Amin. Doakan aku…
-Bersambung-

Baca selengkapnya......

Putri Malu & Wanita

Diposting oleh Wafa Fina kayyisaH | 23.45 | 4 komentar »


Pada suatu hari, Rasulullah s.a.w berjalan-jalan bersama puteri baginda, Saidatina Fatimah r.a. Setibanya mereka berdua di bawah sebatang pohon tamar, Fatimah terpijak pohon semalu, kakinya berdarah lalu mengadu kesakitan.
Fatimah mengatakan kepada bapanya apalah gunanya pohon putri malu itu berada di situ dengan nada yang sedikit marah. Rasulullah dengan
tenang berkata kepada puteri kesayangannya itu bahawasanya pohon putri malu itu amat berkait rapat dengan wanita. Fatimah terkejut. Rasulullah menyambung kata-katanya lagi. Para wanita hendaklah mengambil pengajaran daripada pohon semalu ini dari 4 aspek.
Pertama, pohon putri malu akan kuncup apabila disentuh. Ini boleh diibaratkan bahawa wanita perlu mempunyai perasaan malu (pada tempatnya).
Kedua, putri malu mempunyai duri yang tajam untuk mempertahankan dirinya. Oleh itu, wanita perlu tahu mempertahankan diri dan maruah sebagai seorang wanita muslim.
Ketiga, putri malu juga mempunyai akar tunjang yang sangat kuat dan mencengkam bumi. Ini bermakna wanita solehah hendaklah mempunyai keterikatan yang sangat kuat dengan Allah Rabbul Alamin.
Dan akhir sekali, putri malu akan kuncup dengan sendirinya apabila senja menjelang. Oleh itu, para wanita sekalian, kembalilah ke rumahmu apabila waktu semakin senja.
Ambillah pengajaran dari putri walau pun ia hanya sepohon tumbuhan yang kecil.
Wallahu a`lam bishowab..

Baca selengkapnya......

Satu hal yang kurang dari wanita

Diposting oleh Wafa Fina kayyisaH | 23.31 | 1 komentar »


Ketika Tuhan menciptakan wanita, DIA lembur pada hari ke-enam.
Malaikat datang dan bertanya,”Mengapa begitu lama, Tuhan?”
Tuhan menjawab:
“Sudahkan engkau lihat semua detail yang saya buat untuk menciptakan mereka?"
“ 2 Tangan ini harus bisa dibersihkan, tetapi bahannya bukan dari plastik. Setidaknya terdiri dari 200 bagian yang bisa digerakkan dan berfungsi baik untuk segala jenis makanan. Mampu menjaga banyak anak saat yang bersamaan. Punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan… , dan semua dilakukannya cukup dengan dua tangan ini ”
Malaikat itu takjub.
“Hanya dengan dua tangan?....impossible!“
Dan itu model standard?!
“Sudahlah TUHAN, cukup dulu untuk hari ini, besok kita lanjutkan lagi untuk menyempurnakannya“.
“Oh.. Tidak, SAYA akan menyelesaikan ciptaan ini, karena ini adalah ciptaan favorit SAYA”.
“O yah… Dia juga akan mampu menyembuhkan dirinya sendiri, dan bisa bekerja 18 jam sehari”.
Malaikat mendekat dan mengamati bentuk wanita-ciptaan TUHAN itu.
“Tapi ENGKAU membuatnya begitu lembut TUHAN ?”

“Yah.. SAYA membuatnya lembut. Tapi ENGKAU belum bisa bayangkan kekuatan yang SAYA berikan agar mereka dapat mengatasi banyak hal yang luar biasa.“
“Dia bisa berpikir?”, tanya malaikat.
Tuhan menjawab:
“Tidak hanya berpikir, dia mampu bernegosiasi."
Malaikat itu menyentuh dagunya....

“TUHAN, ENGKAU buat ciptaan ini kelihatan lelah & rapuh! Seolah terlalu banyak beban baginya.”
“Itu bukan lelah atau rapuh....itu air mata”, koreksi TUHAN
“Untuk apa?”, tanya malaikat
TUHAN melanjutkan:
“Air mata adalah salah satu cara dia mengekspressikan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan dan kebanggaan.”
“Luar biasa, ENGKAU jenius TUHAN” kata malaikat.
“ENGKAU memikirkan segala sesuatunya, wanita- ciptaanMU ini akan sungguh menakjubkan!"
Ya mestii…!
Wanita ini akan mempunyai kekuatan mempesona laki-laki. Dia dapat mengatasi beban bahkan melebihi laki-laki.
Dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri.
Dia mampu tersenyum bahkan saat hatinya menjerit.
Mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan.
Dia berkorban demi orang yang dicintainya.
Mampu berdiri melawan ketidakadilan.
Dia tidak menolak kalau melihat yang lebih baik.
Dia menerjunkan dirinya untuk keluarganya. Dia membawa temannya yang sakit untuk berobat.
Cintanya tanpa syarat.
Dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang.
Dia girang dan bersorak saat melihat kawannya tertawa .
Dia begitu bahagia mendengar kelahiran.
Hatinya begitu sedih mendengar berita sakit dan kematian.
Tetapi dia selalu punya kekuatan untuk mengatasi hidup.
Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka

Hanya ada satu hal yang kurang dari wanita:

Dia lupa betapa berharganya dia...
Ingatkan mereka, karena terkadang mereka perlu diingatkan..!!!

Interprated by :
Lins_View inspires Y’all from any sources
Deeply Humble
www.lintong.s5.com

Baca selengkapnya......

CATHAR : Saat yang kukasihi harus pergi…..

Diposting oleh Wafa Fina kayyisaH | 12.56 | 4 komentar »


Aku teringat saat-saat itu, saat dimana UAN tengah berlangsung, bahkan masih teringat jelas di memoriku. Sehari lagi UAN berlalu, malam itu..aku mendengar suaranya yang lemah tiba-tiba mengeluh kesakitan, entah apa yg dirasakan saat itu, aku terheran koq ga biasanya suara itu terdengar olehku…
Saat itu aku masih serius dan serius menikmati pelajaran di hadapanku, dengan buku-buku yang menumpuk, kertas-kertas berserakan, maklum besok ada UAN (SKS gitu, Sistim Kebut Semalam) dengan harapan bisa jawab soal-soal dengan baik tanpa harus nyontek he8. Sungguh hari yang melelahkan dan terkadang aku merasakan itu rutinitas yang sangat menjenuhkan…Fiuuuhhhh…
Malam pun semakin larut, aku disuruh tidur cepat (bapak memanggil. Nak, ayo tidur dah larut malam). Seperti biasa..harus serba disiplin. Makan, maen, tidur, belajar, bekerja…serba diatur pokoknya…
Saat itu aku mendengar suara-suara yang ga biasanya aku dengar, ia mengeluh dadanya sakit.. sulit tertahankan, nafasnya sesak, sebenarnya jauh-jauh hari memang sudah ada gejala-gejala yang nampak, bapak pun sering banget berobat jalan ke Makassar..dari yang medis sampai tradisional udah pernah ia datangi…dengan harapan bisa cepat sembuh..
Bapak udah sakit saat aku masih TK. Penyakitnya udah komplikasi. Sampai aku SMA kelas III.. Nah, saat itu puncaknya…sampai bapak betul-betul merasakan sakit yang sangat…
Sehari setelah UAN, bapak segera di berangkatkan ke Makassar. Saudara-saudara berdatangan, menjemput bapak untuk segera dimasukkan ke rumah sakit. Perjalanan di kampungku (enrekang, Baraka) ke Makassar 6 jam lamanya. Sesampai di Makassar, bapak pun dimasukkan ke RS. Wahidin tepatnya di Ruang ICCU Jantung…
Sungguh sangat menyedihkan, menikmati hari-hari di RS selama 9 hari lamanya. Melihat kondisi bapak yang hari demi hari kian melemah…Apalagi bapak ditempatkan di ruangan itu…ICCU Jantung…Ya Allah, sembuhkanlah bapakku…tulang punggung keluargaku selama ini. Seorang kepala rumah tangga yang berhasil memberikan sesuatu yang terbaik untuk keluarganya..Berhasil menyekolahkan ke-14 anaknya dengan baik sampai anaknya meraih gelar professor, doctor, dokter, sarjana. Subhanallah ya Allah, sungguh ia adalah sosok idaman keluarga. Apakah kami bisa membalas semua jasa-jasanya?? Apakah bapak bisa menikmati keberhasilan kami semua sampai kemudian ajal menjemputnya? Ya Allah, sembuhkan bapak kami ya Allah..kabulkan doa-doa kami ya AllAH..Kami tak tahu apa yang akan terjadi esok…
Selama 9 hari di Rumah sakit, bapak dirawat..keluarga-keluarga dekat-jauh, dan yang lain ramai berkunjung. Sampai kemudian dokter memanggil ibu masuk ke ruangan dokter, seakan ingin menyampaikan sesuatu yang sangat-sangat rahasia. Dokter mengatakan kami sudah berusaha, kondisi bapak sudah sangat melemah ibarat tanaman yang layu dan sulit menjadi segar kembali…
Kami jadi geram mendengar apa yang dokter katakan, seolah-olah ada rasa putus asa dari dokter itu.
innalillah… tapi kita harus terus berusaha dan berdoa..Allah lah yang menentukan segalanya.. Semoga bapak bisa sembuh seperti sedia kala, bisa bercengrama lagi berkumpul bersama kami semua. Aamin.
Tepat hari ke-9, bapak meminta agar dirawat di rumah saja, dan ia ngotot ingin segera keluar dari rumah sakit. Sampai akhirnya semua keluarga sepakat.
Sampai di rumah, tepatnya hari jumat pagi (lupa pukul berapa) di Jl. Racing Centre 16 Makassar, bapak ditempatkan di sebuah kamar yang sekarang menjadi kamarku. Saat itu, bapak masih dibantu pernafasan. Keluarga, tetangga semakin ramai mengunjungi rumah.
Ya Allah…tanpa aku sadari, air mataku bercucuran sangat deras, tak bisa aku bending lagi melihat kondisi bapak yang sangat-sangat lemah, bahkan berbicarapun sudah tidak jelas lagi. Apalagi saat bapak memandangiku dan menangis, aku hanya menyanggupinya untuk memandang wajahnya. Sungguh hati ini seolah disayat-sayat sembilu…
Aku teringat saat-saat bapak selalu bersikap manja padaku, ia memanggilku dengan nama “celikandi” plesetan dari srikandi (dian srikandi), menciumku, memelukku, mendudukkanku di pangkuannya…sungguh masa kecil yang bahagia, bahkan sampai SMA dulu masih sering begitu.Ya Allah, aku merindukan saat-saat itu, apakah aku masih bisa merasakannya??
Aku terus memandangi tubuhnya yang terkapar lemah di tempat tidur, tanpa suara..
Aku terus menangis dan menangis. Ibu, kakak, juga demikian…air mata yang tidak bisa lagi dibendung. Apalagi saat masih di rumah sakit, bapak berpesan pada kakak “tolong jaga adikmu”, subhanallah bapak masih mengingatku..
(Aku anak terakhir dari 14 bersaudara (dari total istri 3) soalnya bapak poligami. Istri ke-3 bapak adalah ibuku yang telah melahirkan dan membesarkanku. Ia lah ibundaku Kumala..my lovely mom. Dan satu-satunya kakak kandungku adalah bang Aswar)
Siang pun tiba, sebagian ke masjid Baiturrahman Panaikang untuk shalat jumat. Saya, ibu, kakak, ipar, sepupu yang menjaga bapak saat itu. Ya Allah, bapak semakin tidak berdaya, dadanya semakin sesak tak tertahankan. Kalimat laa ilahaillallah berkali-kali kami ucapakan untuk menuntun bapak, disertai air mata yang berderai hebat. Dengan lamban dan suara yang sangat pelan, bapak pun mengikutinya..
Innalillahi wa inna ilaihi rojiun…malaikat maut telah menjemput bapak…
Aku tidak bisa berkata-kata lagi, hanya air mataku yang terus membasahi wajahku…
Serasa ingin pingsan..astagfirullah.
Kuatkan aku ya Allah, Kuatkan ibuku, kuatkan saudara-saudaraku..
Bapak telah pergi…bapak telah meninggalkanku..( hikz hikz)
Bagaimanapun juga, saya harus tabah dan ikhlas menghadapi semua ini…
Karena sesungguhnya tiada yang kekal selain Allah…
AL HADITS : “Barangsiapa Kuambil orang yang dicintainya di dunia tetap mengharapkan ridha (Ku), niscaya Aku akan menggantikannya dengan surga”

Bapakku…
Selamat jalan, semoga kita semua bisa berkumpul di syurgaNya kelak. AAMIN.

Baca selengkapnya......